Home » » Terbukti Ampuh, Cara Mengajak Anak Bekerja Sama

Terbukti Ampuh, Cara Mengajak Anak Bekerja Sama

Written By wiwin on Kamis, 24 Agustus 2017 | 00.53

Setelah membaca artikel ini, anda akan terkejut bahawa ternyata lebih mudah mengatur dua anak atau lebih (saya tidak mengatakannya lebih tenang ya bun ) dari pada hanya satu anak. Anda hanya tinggal menerapkan metode memuji bagi sekelompok anak yang akan anda atur, dan anda akan mendapi bahwa sekelompok anak tersebut akan menuruti perintah anda dengan sukarela dan bersemangat, tentu dengan metode memuji yang telah teruji :)

Jika anda memiliki satu anak atau lebih atau ada sespupu anak anda yang bermain ke rumah anda
Anda ingin membersihkan rumah bersama sama, pergi ke taman hiburan bersama, mengatur barang barang bersama.
Atau hal lain yang ingin Anda lakukan bersama.

Cobalah metode dibawah ini. yaitu metode mengabaikan dan memuji.

Moment moment bekerja sama yang dapat dinikmati oleh semua anggota dapat dicapai hanya dengan menerapkan metode sederhana berikut ini:

1. Ketika Anda melihat salah satu anak atau bersama, melakukan hal yang baik, segera PUJILAH DIA Secara spesifik.
misal dia berinisiatif memungut sampah yang ada di lantai, jangan hanya memuji 'bagus' , tapi pujilah dia dengan mengatakn 'wahh kamu memang suka kebersihan ya, kamu memang anak yang rajin'


2. Jika ada seorang anak atau beberapa orang yang melakukan sesutu yang tidak anda sukai, tetapi itu TIDAKMENGANGGU  dan tidalk  membahayakan, abaikan saja. Jika anda tidak mengabaikannya, bisa jadi dia hanya mencari perhatian anda dengan melakukan hal tersebut.

3. Pujilah anak atau beberapa anak yang telah berusaha berstklikat kooperatif


mari kita mabil contoh kasusnya:

Ibu Sari akan mengajak tiga anaknya Doni, Rudi dan Dina untuk pergi ke berbelanja ke sebuah mall.

Hal yang diinginkan Ibu Sari terhadap ke tiga anaknya adalah:

Anak anak tangannya tidak usil
Mereka mengenakan sabuk pengaman di mobil
Anak anak berbicara dengan suara yang pelan dan sopan selama perjalanan
Mau tertib bergandengan tangan ketika menyebrang jalan.

Hal yang Tidak disukai Ibu Sari yang mungkin terjadi selama perjalanan tapi masih dapat ditolelir:

Anak Anak berteriak, berdiri dalam mobil
Saling bertengkar
Berlari ke jalan sendiri.

Nah, ini saat nya Ibu Sari menggunakan metode mengabaikan, yaitu ketika:

Doni berkata 'aku tidak mau pakai sabuk pengaman'
Rudi mengomel 'Aku benti duduk dekat Doni, dia bau'
atau ketika Dina berlari sedikit kejalan sendirian.
Perlu bunda ketahui,  bahwa hal ini terjadi pada hampir semua kelompok anak yang sedang bersama, baik mereka satu keluarga atau teman, jadi bunda santai saja ya, jangan terpancing. Yang kita perlukan hanya melakukan metode MEMUJI hal yang baik dan mengabaikan hal tidak kita sukai (tapi tidak membahayakan anak)

Nah, disini Ibu sari hanya akan berusaha mencari dan menemukan perilaku posif anak yang ia sukai, kemudian memujinya menggunakan kalimat kaliamat yang jelas dan spesifik, seperti

'Dina dan Rudi hebat loh, memakai sabuk pengaman dengan sangat cepat, itu namanya anak tertib, mama suka sekali '

' Terima kasih Doni, kamu sudah berbicara sopan dengan tidak berteriak, mama sangat senang'

'Terimakasih ya, tadi kakak sudah menggandeng Dina ketika menyebrang'

Nah disini   bunda harus benar benar berusaha mencari dan melihat hal hal positif yang terlihat biasa, namun itu adalah hal yang bunda sukai, kemudian memujinya.

Ketika kita memuji seorang anak, hal tersebut ibaratnya memaku lebih dalam perilaku baik pada anak tersebut.

Pada kasusu ini, Ibu Sari tidak langsung mengecam dan menghukum atau menghentikan perilaku buruk anak yang tidak disukainya,, tapi malah menghadiahi pujian bagi anak yang telah melakukan hal hal yang ia sukai. dan mengabaikan perilaku anak yang tidak disukainya. Hal ini akan direkam oleh si anak bahwa perilaku baik akan mecuri perhatian si ibu dan akan mendapatkan hadiah pujian, sedangkan perilaku buruk anak diabaikan. Di lain kesempatan hampir bisa dipastikan anak anak akan berusaha mencari perhatian bunda dengan melakukan hanya hal baik yang bunda sukai.

Oyah bunda, harap diingat ketika kita melakukan suatu pujian terhadap suatu perilaku baik anak, jangan melakukannya dengan membandingkan anak yang satu dengan yang lain karena hal ini tidak akan efektif dan menjatuhkan harga dirinya. Tujuan kita adalah mengajak anak bekerjsa sama bukan bermaksud menunjukan bahwa mereka anak kecil.

Mari kita lihat beberapa contoh kesalahan yang kerap dilakukan bunda ketika mengajak anak bekerja sama.

Salah : 'Dina, tidak bisakah kamu memakai sabuk pengaman seperti kakakmu?'

Benar : 'Terimakasih sayang, kamu sudah memakai sabuk pengaman dengan cepat'

Perlu bunda ketahui bahwa kita dapat mendorong munculnya suatu perilaku baik pada anak yaitu dengan memuji perilaku anak lain yang ada didekatnya dalam berbagai situasi, misalnya:

Satu anak tidak mau memakan sayuran yang ada dipiring, sedangkan kakaknya telah memakan sebagian.
Kita bisa memuji si kakak yang ada didekatnya dengan mengatakan 'bagus sayang, kamu sudah memakan sayuranmu'

Satu anak belum berpakaian, sedangkan anak yang lain sudah selesai berpakaian. jangan berfokus pada anak yang belum berpakaian, tapi berfokuslah pada anak yang sudah berpakaian.
'Bagus nak kamu sudah selesai berpakaian rapi, anak hebat'

Satu anak sudah membereskan kamar tidurnya , sementara yang lain kamarnya masih berantakan. Katakan pujian dengan suara yang agak keras agar terdengar oleh anak yang lain.
'Wah hebat, kamarmu sudah rapi, mama senang sekali'
Bunda tidak perlu berfokus pada kamar yang berantakan.

Silahkan lihat hasil yang menakjubkan setelah beberapa kali bunda melakukan pujian dan berfokus pada hal hal baik yang dilakukan anak. Perilaku baik akan berkembang dengan pesat dan perilaku buruk anak berkurang dengan cepat.

Satu anak berkata dengan berteriak sementara anak yang lain berbicara dengan pelan namun jelas.
'Terimakasih sayang kamu berbicara dengan pelan.'

Satu anak mau meminjamkan alat tulis sedangkan anak yang lain tidak mau meminjamkan. Berkomentarlah hanya untuk anak yang mau meminjamkan alat tulisnya, bukan berkomentar pada anak yang tidak mau meminjamkan alat tulisnya.
'Sayang, kamu baik sekali mau meminjamkan alat tulismu'

Tehnik yang sederhana kan bund? Bunda harus terus berlatih, karena tantangannya adalah berfokus hanya pada hal positif yang dilakukan anak dan mengabaikan hal tidak baik yang dilakukannya. Tapi tentu saja hal tidak baik tersebut ada batasannya yaitu hal tidak baik tersebut tidak membahayakan siapapun dan masih dapat ditolelir oleh bunda.

Pujilah sebanyak mungkin anak yang melakukan hal baik, walaupun terlihat sederhana dan sudah biasa, maka nikmatilah hasilnya anak anak anda akan mengembangkan sikap positif dan mudah bekerjasama.

Selamat mencoba !

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.